Bengkulu – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), warga Desa Bandu Agung, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur, bergotong royong bersama personel Kodim 0408/BS. Kegiatan ini dikemas dalam program Karya Bhakti Gotong Royong Bhakti Teritorial Prima yang menekankan pentingnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Suasana Kebersamaan Sejak Pagi
Pantauan di lapangan, gotong royong sudah dimulai sejak pagi hari. Kepala Desa Bandu Agung memimpin langsung jalannya kegiatan bersama Babinsa Koramil 408-02/KU. Puluhan warga terlihat antusias. Mereka membawa peralatan sederhana seperti sapu lidi, cangkul, dan keranjang sampah.
Tidak hanya aparat desa dan anggota TNI, kaum ibu, pemuda, hingga anak-anak juga hadir membantu sesuai kemampuan. Mereka bekerja bahu-membahu membersihkan lingkungan, mulai dari menyapu jalan desa, mengangkat tumpukan sampah, hingga mengorek lumpur dari saluran parit yang selama ini tersumbat.
Baca Juga : Januari-Juli, Perjalanan Wisata Bengkulu Capai 4,33 Juta
Suasana penuh keakraban tampak ketika warga dan prajurit TNI saling bertegur sapa sambil mengangkat karung berisi sampah. Beberapa anak muda bercanda dengan para Babinsa, mencerminkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bernuansa kerja bakti, tetapi juga membangun kehangatan sosial di tengah masyarakat.
TNI dan Rakyat Bersatu
Dandim 0408/BS, Letnan Kolonel Inf Angga Anugrah, S.H., M.I.P., turut hadir memantau langsung kegiatan. Ia menegaskan bahwa gotong royong ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sesuai dengan jati diri prajurit sebagai tentara rakyat dan tentara pejuang.
“Ini bagian dari tugas teritorial kita. Bersama rakyat, TNI kuat. Gotong royong seperti ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat silaturahmi antara aparat dengan masyarakat,” ujar Dandim.
Ia juga menambahkan bahwa peringatan HUT TNI tidak hanya dirayakan dengan upacara atau acara formal, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.
Dukungan Penuh Warga Desa
Kepala Desa Bandu Agung menyampaikan apresiasi atas semangat warga yang tetap solid menjaga budaya gotong royong, terutama dalam momen istimewa menyambut HUT ke-80 TNI.
Baca Juga : Kapolda Bengkulu Resmikan Program Penanaman Jagung
“Kami sangat terbantu dan bangga bisa bersama-sama dengan Babinsa dan warga. Semoga kolaborasi ini bisa terus kita jaga untuk kegiatan sosial lainnya. Tidak hanya saat menyambut hari besar, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari,” katanya.
Sejumlah warga juga mengungkapkan rasa bangga dapat bekerja bersama prajurit TNI. Menurut mereka, kehadiran TNI membuat suasana gotong royong semakin bersemangat, sekaligus memberi motivasi untuk menjaga kebersihan desa.
Memupuk Nasionalisme dan Solidaritas
Selain menjaga kebersihan, kegiatan gotong royong ini diharapkan mampu memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat. Momen menyambut HUT TNI menjadi pengingat bahwa sinergi antara rakyat dan prajurit adalah modal penting untuk menjaga persatuan bangsa.
Dengan adanya kegiatan ini, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin erat. Semangat gotong royong yang diwariskan leluhur kembali digelorakan, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan sosial bisa tumbuh dari aksi sederhana namun penuh makna.






