Mukomuko Bengkulu – Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyelenggarakan kegiatan penguatan kelembagaan. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat demokrasi sekaligus memastikan pengawasan Pemilu di daerah berjalan lebih optimal.
Bupati Choirul Huda menegaskan bahwa penguatan kelembagaan pengawas Pemilu memiliki arti penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menilai, kegiatan yang digelar Bawaslu Mukomuko ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi wadah nyata untuk meningkatkan kapasitas jajaran pengawas Pemilu di tingkat daerah.
“Kegiatan penguatan yang digelar Bawaslu sangat positif. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bawaslu dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya penguatan kelembagaan pengawas Pemilu di daerah,” kata Bupati Choirul Huda di Mukomuko, Jumat (26/9/2025).
Kegiatan Fasilitasi dan Penguatan Kelembagaan
Bawaslu Kabupaten Mukomuko menggelar kegiatan fasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 September 2025. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat struktur kelembagaan Bawaslu agar lebih siap menghadapi tantangan pengawasan Pemilu ke depan.
Baca Juga : Dinsos Rejang Lebong telusuri jaringan pengemis antarwilayah
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Mukomuko Choirul Huda, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Faham Syah, Ketua Bawaslu Mukomuko Teguh Wibowo beserta jajaran, serta berbagai unsur masyarakat. Kehadiran lintas pihak menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan pengawas Pemilu memerlukan dukungan kolektif, baik dari pemerintah, lembaga negara, organisasi masyarakat, hingga media massa.
Sinergi untuk Demokrasi yang Lebih Kuat
Menurut Bupati Choirul Huda, penguatan kelembagaan pengawas Pemilu harus dilaksanakan secara menyeluruh. Hal ini mencakup kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga media massa. Sinergi ini diyakini mampu menciptakan pengawasan Pemilu yang lebih independen, transparan, dan berintegritas.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara Pemilu. Dengan pengawasan yang lebih kuat, proses demokrasi di tingkat lokal akan berjalan sehat, damai, dan bebas dari praktik kecurangan.
Apresiasi dari Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu
Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Faham Syah turut memberikan apresiasi kepada Bupati Mukomuko beserta jajaran pemerintah daerah. Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda Mukomuko terbukti berhasil mendukung penyelenggaraan Pemilu serta Pilkada yang beberapa bulan lalu berlangsung dengan aman dan lancar.
Baca Juga : Kemenkum Bengkulu-BPHN perluas akses keadilan posbankum
Faham Syah menekankan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu harus terus memperkuat kapasitas kelembagaannya. Kekuatan Bawaslu tidak hanya terletak pada regulasi, tetapi juga pada soliditas internal serta dukungan eksternal dari seluruh elemen bangsa. Dengan begitu, Bawaslu mampu menjadi penyeimbang yang memastikan jalannya demokrasi tetap sesuai dengan prinsip keadilan dan kejujuran.
Bagian dari Program Nasional
Kegiatan penguatan kelembagaan yang dilaksanakan Bawaslu Mukomuko ini merupakan bagian dari program nasional Bawaslu di seluruh Indonesia. Program tersebut lahir dari pembahasan Bawaslu RI bersama Komisi II DPR RI, dengan tujuan memperkuat sistem pengawasan Pemilu secara menyeluruh hingga ke tingkat daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu di Indonesia, termasuk di Bengkulu, semakin siap dalam menghadapi agenda politik mendatang. Kesiapan kelembagaan ini akan berpengaruh langsung terhadap kualitas demokrasi Indonesia, khususnya dalam memastikan setiap suara rakyat benar-benar terjaga dan dihargai.






